 |
|
|
| |
Tempat :
Hotel Santika, Jakarta |
| |
Tanggal :
4 - 6 Januari 2012 |
| |
Instruktur :
Semba Biawan
|
| |
Biaya Investasi :
Rp. 4.500.000,-/ peserta
|
| |
Pembayaran melalui :
Bank Mandiri
Cab. Warung Buncit, Jakarta
AC. 127.0001044377 a/n.
PT. INTIPESAN KONSULINDO |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
TNA & MEASURING TRAINING IMPACT AT WORK
|
LATAR BELAKANG PROGRAM |
SASARAN PROGRAM |
-
Masih terlihat gejala bahwa Training diberikan tidak berdasarkan kebutuhan nyata dari seseorang atau sekelompok orang, sehingga Training tersebut tidak memberi dampak terhadap perubahan cara kerja karyawan di tempat kerja
-
Training tidak berhasil meningkatkan kinerja karyawan karena pengetahuan & keterampilan yang diperolah tidak relevan dengan peran, tugas, serta aktivitas karyawan sehari-hari
-
Masih kurangnya kesadaran bahwa proses Training yeng efektif bermula dari bagaimana memilih Program yang tepat untuk Orang yang tepat.
|
Setelah selesai mengikuti Program ini para peserta akan memiliki :
|
SASARAN PESERTA |
METODE |
Line Managers dari semua Bagian yang ada dalam Perusahaan, Internal Trainer (Sales Trainers, dan lain-lain), serta Training Manager / Training Officer, serta personnel di Bagian Training & Development
|
Menerangkan konsep, diikuti dengan memberikan contoh, yang selanjutnya setiap peserta diminta latihan menetapkan Program yang tepat orang yang tepat dengan mengikuti contoh yang telah diberikan, yang meliputi Competency – Based Training, Program- Based Training, dan Performance – Based Training.
|
OUTLINE |
-
Pengertian Training sebagai salah satu metode Belajar (Learning) yang efektif
-
Mengapa dan bilamana Training dibutuhkan
-
Apa yang disebut dengan Training yang berhasil, serta syarat-syarat keberhasilannya
-
Persepsi yang keliru (miss-concept) tentang Training
-
Pengertian dan hakekat dari Training Needs Assessment (TNA)
-
Peran TNA dalam memperoleh program Training yang efektif
-
Latar belakang mengapa TNA diperlukan
-
Knowlege’s, Skills, dan Attitude (KSA) sebagai target evaluasi dalam proses TNA
-
Antara Analisa Masalah dengan Analisa Kebutuhan Training
-
TNA dan Performance Gap
-
Metode pengumpulan data dalam proses TNA
-
Sumber data & informasi dalam proses TNA
-
Siapa yang berkompeten melakukan TNA, dan mengapa ?
-
Hubungan peran antara Training Manager dan Line Manager dalam proses TNA
-
Mengenal 3 basis patokan dalam melakukan TNA
-
Pengertian TNA yang berbasiskan Kompetensi (Competency – Based Training)
-
Proses step by step dalam menentukan Program yang tepat untuk Jabatan tertentu
-
Menjabarkan Program untuk kebutuhan Jabatan ke kebutuhan Perorangan
-
Memperoleh tingkat kemampuan perorangan dengan Survey, Interview, dan Proficiecy Test
-
Bagaimana merancang Qoistionnaire dan bahan untuk Proficiency Test
-
Proses TNA yang berbasiskan Program (Program – Based Training)
-
Bagaimana menetapkan Sasaran dan Garis Besar Program yang ditawarkan
-
Bagaimana menjabarkan Garis Besar Program ke dalam Daftar Konowlefge’s & Skills yang dibutuhkan
-
Bagaimana menerjemahkan Job Descriptions ke dalam Daftar Aktivitas
-
Bagaimana menetapkan Knowledge’s & Skills yang dibutuh dalam melakukan setiap Aktivitas
-
Proses TNA yang berbasiskan Kinerja (Performance – Based Training)
-
Memahami System & Mekanisme Evaluasi, serta Key Indicator dan Standard untuk kebutuhan TNA
-
Proses step by step dalam menentukan Program yang tepat untuk Orang yang tepat
|
Pendaftaran Paling Lambat 28 Desember 2011 |
|
|
|
|
|