Training


Tempat :
Hotel Sahid Raya, Yogyakarta.



Tanggal :
21 - 22 Maret 2012


Instruktur :
Djito Karsilo



Biaya Investasi :
Rp. 4.000.000,-/ peserta



Pembayaran melalui :
Bank Mandiri
Cab. Warung Buncit, Jakarta
AC. 127.0001044377 a/n. PT. INTIPESAN KONSULINDO


Syllabus Training

KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU
Pengantar

Kondisi marketing yang sehat adalah terjalinnnya hubungan harmonis antara produk/brand dengan target audience (konsumen).  Artinya, ketika seorang (calon) pembeli merasa akrab dengan suatu produk/brand, hanya butuh satu ‘sentilan kecil’ agar terjadi peristiwa pembelian. Menciptakan hubungan harmonis/akrab antara produk/brand dengan (calon) konsumen ini, sering jadi masalah utama bagi para marketing dan sales officer maupun para brand manager di Indonesia.

Fenomena yg sering terjadi di Indonesia adalah, marketing dan sales officer maupun brand manager mendapat limpahan wewenang untuk memasarkan suatu produk/brand, tanpa tahu konsep dasar lahirnya produk tersebut. Akhirnya, produk tersebut sekedar dilempar ke pasar tanpa strategi yang jelas. Akibatnya, ketika pasar ’ogah-ogahan’ untuk menerima produk/brand tersebut, marketing dan sales officer maupun brand manager tersebut kesulitan mencari jalan keluarnya. Menemukan masalah marketing/sales saja kesulitan, apa lagi menemukan jalan keluarnya. Hal inilah yang sering terjadi.

Masalahnya akan lebih mudah diatasi  bila para marketing officer maupun brand manager mampu menciptakan hubungan harmonis/akrab, antara produk/brand yang dipegangnya dengan (calon) konsumennya. Kuncinya adalah dalam kelancaran komunikasi antara produsen dan konsumen. Ini bukanlah hal rumit untuk dipelajari secara praktis.

Dengan memahami ’ada apa’ antara produk/brand dengan (calon) konsumennya, akan mempermudah terjadinya peristiwa marketing maupun sales. Paling tidak, kita tahu suatu produk/brand harus ’dibunuh’ atau dikembangkan. Bila harus dikembangkan, dengan cara seperti apa ?

Kita tidak harus beriklan. Tapi berkomunikasi dengan pasar, hukumnya wajib! Dan itu tidak harus dengan iklan. Oleh sebab itu, di jaman yang semakin ’riuh’ ini, marketing dan sales officer maupun brand manager akan sangat terbantu, bila memiliki keterampilan komunikasi pemasaran praktis.

SISTEM PENYELENGGARAAN PELATIHAN

Pelatihan dilakukan dalam waktu 2 hari. Pada hari pertama berisi penyajian materi oleh instruktur dan latihan-latihan kecil.

Pada hari ke dua berisi pelatihan paktis dengan kasus nyata. Sehingga pada akhir pelatihan, semua peserta memiliki pengalaman mempraktekkan strategi komunikasi pemasaran dalam mengatasi masalah marketing.

MATERI PELATIHAN

Semua materi pelatihan walaupun didasari teori yang kuat, tetap dikemas dalam format praktis yang langsung bisa dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Materi tersebut adalah sebagi berikut :

1. Marketing Background & Competitive Frame

Agar bisa merumuskan strategi komunikasi pemasaran yang akurat, harus dimulai dengan latihan memahami situasi pasarnya. Termasuk di sini adalah ’mengintip’ tingkah laku para kompetitor. Dengan demikian peserta pelatihan bisa tahu, produk/brandnya ada dalam situasi dan kondisi seperti apa. Ibarat orang mau berperang, peta peperangannya sudah dikuasai terlebih dahulu.

2. Problem & Communications Objective

Bila memiliki keterampilan praktis dalam memahami point 1, peserta pelatihan bisa memahami problem apa yang dihadapi. Dengan demikian bisa dirumuskan  tujuan apa yang harus diraih untuk memenangkan pemasaran. Point 2 ini sangat krusial, karena cukup banyak orang melakukan aktivitas komunikasi pemasaran, tanpa tahu tujuannya apa, dan untuk menjawab masalah apa.

3. Target Audience & Consumers Insight

Dalam melakukan komunikasi pemasaran, sering kali orang tidak membedakan antara target market dengan target audience. Hal ini membuat komunikasi tidak fokus pada masalah dan solusinya. Oleh sebab itu, memetakan target audience menjadi hal yang sangat penting. Materi ini masih perlu dilanjutkan dengan latihan menggali insight (alasan untuk bersikap/bertindak). Bila kita sudah ’memegang’ insight dari para target audeince, kita bisa mengendalikan dan mengarahkan sikap/tindakan mereka, melalui komunikasi yang strategis.

4. Proposition & Message

Kesalahan dalam meramu pesan bisa berakibat fatal dalam melakukan komunikasi pemasaran!  Analoginya begini: Diandaikan ada pria mau mendekati perempuan yang mendambakan (insight) kekasih bersahaja dan apa adanya. Tapi pria itu melakukan komunikasi pemasaran (dirinya) dengan membawakan coklat dan bunga. Bisa jadi perempuan itu berpikir: ”Halah... sok romantis dan kuno! Cowok gombal nih...”. Coklat dan bunga diartikan kiriman pesan ”Aku cowok romantis dan kuno”. Oleh sebab itu, sangatlah penting latihan meramu pesan yang relevan dengan insight, serta bagaimana menyampaikan pesan tersebut kepada target audience kita.

5. Point of Contact & Media/activation

Menyambung point 4, pada bagian ini adalah latihan meramu piranti untuk mengirimkan pesan. Pesan tidak harus dikirim melalui iklan (yang mahal) bila kita punya ketrampilan membedah point of contact para target audience kita. Banyak cara untuk berkomunikasi. Tidak harus dengan iklan. Harley Davidson tidak beriklan, tapi hubungan brand-nya dengan target audience-nya tetap harmonis bukan...


Pendaftaran Paling Lambat 14 Maret 2012
Informasi Pendaftaran Hubungi

Reny
Telp. (021) 781 5858, 781 9844 Fax. (021) 7883 8781

Email: infotraining@intipesan.co.id

PT. INTIPESAN penyelenggara Seminar, Training, Outbond & EO
Training This Month
KIAT MENJADI WIRAUSAHA SETELAH PENSIUN
Training (3 day), Bogor, 1 - 3 Mei 2012

MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK EKSEKUTIF NON KEUANGAN (FINON)
Training (2 day), Jakarta, 2 - 3 Mei 2012

KNOWLEDGE MANAGEMENT
Training (2 day), Yogyakarta, 2 - 3 Mei 2012

HR AND CAREER PLANNING
Training (2 day), Solo, 7 - 8 Mei 2012

PROJECT MANAGEMENT
Training (3 day), Jakarta, 7 - 9 Mei 2012

STRATEGI PERENCANAAN KEUANGAN KORPORASI
Training (2 day), Jakarta, 9 - 10 Mei 2012

TALENT BASE HR MANAGEMENT
Training (2 day), Jakarta, 10 - 11 Mei 2012

RETURN ON ENERGY
Training (2 day), Jakarta, 12 - 13 Mei 2012

SITUATIONAL LEADERSHIP TRAINING
Training (2 day), Yogyakarta, 15 - 16 Mei 2012

BEHAVIOR-BASED INTERVIEWING TECHNIQUES
Training (2 day), Jakarta, 21 - 22 Mei 2012

SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Training (2 day), Jakarta, 21 - 22 Mei 2012

BUDGETING & COST CONTROL
Training (2 day), Jakarta, 23 - 24 Mei 2012

OUTSOURCING MANAGEMENT
Training (2 day), Jakarta, 23 - 24 Mei 2012

RECRUITING, INTERVIEWING, AND SELECTING EMPLOYEES
Training (2 day), Semarang, 30 - 31 Mei 2012

TRAINING FOR TRAINERS (TOT)
Training (2 day), Jakarta, 30 - 31 Mei 2012

BALANCED SCORECARD
Training (2 day), Jakarta, 30 - 31 Mei 2012

MANAGING CUSTOMER SERVICE EXCELLENCE
Training (2 day), Bandung, 31 Mei - 1 Juni 2012

 

 

Untitled Document